Tampilkan postingan dengan label Mesin Cuci. Tampilkan semua postingan
Eror Pada Mesin Cuci Keluar Kode DE


Anda sedang mengalami keluhan pada mesin cuci dirumah anda? Tiba tiba mesin cuci tidak mau hidup lalu keluar sebuah kode DE?

Jika iya maka silahkan membaca artikel ini sampai akhir. Saya akan membahas permasalahan tentang eror pada mesin cuci keluar kode DE. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Kode DE merupakan simbol eror yang berhubungan dengan switch pintu. Jadi jika mesin cuci dirumah anda mengeluarkan kode DE, maka hal yang paling dekat kemungkinannya adalah kerusakan pada sistem pintu.

Untuk hal pertama yang harus dilakukan adalah memeriksa apakah switch pintu masih dalam keadaan baik. Setidaknya ada dua macam tipe switch pintu. Ada yang menggunakan switch pintu biasa dan satu lagi menggunakan switch pintu yang menggunakan magnet.

Untuk jenis magnet biasanya terletak di bagian ujung pintu bagian dalam. Switch ini menggunakan magnet sebagai alat sensor. Magnet tersebut harus menempel, sehingga ketika pintu tertutup maka magnet tersebut bekerja sebagaimana mestinya.

Namun terkadang magnet pada pintu mesin cuci lepas sehingga gangguan fungsi pintu mengeluarkan indikasi eror seperti keluar kode DE.

Intinya adalah jika eror pada mesin cuci satu tabung mengeluarkan kode DE, maka itu disebabkan oleh kerusakan bagian sensor switch pintu.

Anda bisa melangsungkan kabel pada switch pintu untuk mengatasi permasalahan ini. Sementara untuk sensor yang menggunakan magnet, anda bisa menggunakan alternatif lain seperti magnet bekas speaker atau magnet dengan kekuatan tarikan yang agak besar. Karena magnet dengan ukuran kecil tidak akan mampu untuk membuka sensor pada mainboard.

Nah itu tadi keluhan kerusakan kode DE pada mesin cuci. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat.



Tips Agar Mesin Cuci Selalu Awet Lebih Dari 10 Tahun


Hai sobat tekno diary Indonesia, kali ini saya akan membahas seputar mesin cuci. Kalian dirumah memiliki mesin cuci kan?

Nah, kali ini saya akan memberikan sedikit tips agar mesin cuci selalu awet lebih dari 10 tahun. Bukan lebay ya, tapi memang diluar sana banyak sekali pengguna yang sudah memiliki mesin cuci dengan usia diatas 10 tahun bahkan ada yang sampai 15 tahun.

Tentunya jika kalian ingin memiliki mesin cuci yang awet harus memperhatikan beberapa hal. Mulai dari memilih merk mesin cuci terbaik hingga cara kalian menggunakan mesin cuci tersebut.

Karena dapat dipastikan bahwa kerusakan mesin cuci banyak sekali terjadi karena kesalahan dalam pemakaian. Seperti terlalu banyak beban hingga perawatan yang tidak dilakukan.

Ngak mau mesin cuci dirumah kalian cepat rusak kan? Yasudah, sekarang silahkan simak tips berikut ini.

1. Pilihlah mesin cuci sesuai kebutuhan

Memilih mesin cuci sesuai kebutuhan sangatlah penting. Kalian bisa memilih mesin cuci dengan merk terbaik. Banyak sekali merk mesin cuci yang sudah memiliki reputasi dan tingkat keawetan yang baik.

Sesuaikan ukuran mesin cuci dengan pakaian yang biasa kalian cuci. Jika setiap kali mencuci pakaian dirumah kalian dalam jumlah yang banyak, maka kalian harus memilih mesin cuci dengan ukuran yang besar.

2. Perhatikan beban cucian

Beban atau jumlah cucian harus sesuai dengan ukuran mesin cuci yang kalian miliki. Jika mesin cuci kalian bebannya adalah 7 kg, maka usahakan pakaian jangan melebihi jumlah beban tersebut.

Kebanyakan pengguna sering sekali mencuci dalam jumlah banyak, padahal ukuran mesin cuci yang mereka miliki memiliki ukuran beban yang sedikit.

Jika cucian overload, maka akan membuat kerja mesin cuci semakin berat. Ini akan membuat mesin cuci menjadi lebih cepat rusak.

3. Pisahkan jenis pakaian

Memisahkan jenis pakaian sangat penting. Bahan jeans biasanya memiliki beban yang sedikit berat dari bahan cotton. Nah, jika bisa kalian pisahkan dahulu jenis jenis bahan tersebut sebelum mencuci, jangan campurkan kedua jenis bahan pakaian tadi.

4. Perawatan ringan

Sama seperti perlengkapan elektronik rumah tangga lainnya. Mesin cuci juga memerlukan perawatan. Perawatan seperti membersihkan body mesin cuci, mengeringkan mesin cuci setelah mencuci dan membersihkan tabung dalam dengan air bersih minimal 2 Minggu sekali akan membuat mesin cuci menjadi lebih awet dan terawat.

5. Jadwal mencuci

Menentukan jadwal mencuci sangat diperlukan, jangan gunakan hampir setiap hari. Saya sendiri menggunakan mesin cuci minimal 2 hari sekali. Karena dengan begitu mesin cuci tidak akan bekerja setiap hari dan diharapkan bisa membuat mesin cuci lebih awet. Jangan paksa mesin cuci dirumah kalian bekerja tanpa henti hampir setiap hari. Ya, walaupun tidak masalah sih untuk mesin cuci yang memang memiliki merk dan kualitas terbaik. Tapi gimana kalau mesin cuci kalian adalah mesin cuci dengan kualitas di bawah standar. Bisa jebol deh tuh mesin cuci kalo setiap hari dipakai. Hehe.

6. Jangan memasukan jenis pakaian seperti bad cover atau selimut dengan ukuran besar.

Ingat, jenis selimut besar atau badcover memiliki beban yang sangat berat pada saat kondisi basah. Ini akan membuat mesin cuci membutuhkan tenaga lebih ketika melakukan pencucian. Sebaiknya hindari kedua jenis cucian ini. Kecuali jika mesin cuci dirumah kalian memiliki ukuran beban yang besar. Ya, minimal 10 kg ke atas.
Penyebab Pengering Mesin Cuci Dua Tabung Tidak Hidup

Kali ini tekno diary Indonesia akan membahas mengenai beberapa penyebab pengering mesin cuci dua tabung tidak hidup.

Setelah melakukan perbaikan mesin cuci dengan keluhan ini beberapa kali, saya menemukan setidaknya ada 5 penyebab yang membuat pengering pada mesin cuci dua tabung tidak mau hidup.

1. Kabel Putus

Biasanya kabel putus disebabkan oleh gigitan tikus. Jika pengering pada mesin cuci kalian mati, maka hal pertama yang harus kalian periksa adalah jalur kabelnya. Karena dari pengalaman pribadi, masalah seperti ini cukup sering terjadi.

Saya sendiri cukup sering menemukan permasalahan ini. Kabel yang menuju ke bagian dinamo atau timer pengering mengalami putus kabel.  Beberapa kejadian disebabkan oleh hewan pengerat bernama tikus.

2. Dinamo Mati Atau Terbakar

Kasus dinamo terbakar atau mati menjadi permasalahan kedua yang cukup sering terjadi. Kemungkinan ini disebabkan oleh seal bagian pengering yang bocor, sehingga air dari tabung pengering membasahi dinamo.

Dinamo pengering pada mesin cuci dua tabung sendiri terletak persis di bawah tabung, sehingga jika seal penahan air bocor atau sobek maka akan membuat dinamo motor menjadi basah. Kondisi inilah yang nantinya akan membuat gulungan dinamo terbakar.

3. Timer Rusak

Selajutnya adalah kerusakan timer. Khusus untuk timer rusak sebenarnya bisa kita rasakan saat kita memutar kenop timer. Jika kondisi timer rusak maka pada saat memutar timer maka akan terasa ringan, dan tidak mengeluarkan suara sama sekali ( timer yang baik akan terasa berat diputar dan mengeluarkan suara seperti cetak cetek)

Kerusakan timer bisa disebabkan oleh beberapa hal. Seperti, sering memutar balikan timer pada saat proses pengeringan belum selesai. Maka dari itu jangan pernah memutar timer untuk mengembalikannya pada posisi off, karena hal ini akan membuat timer los atau mati.

Biarkan timer bekerja sebagaimana mestinya, jika sudah diputar maka biarkan timer itu mati dengan sendirinya.

4. Rem Putus

Tahukan kamu bahwa pengering pada mesin cuci dua tabung ternyata memiliki rem. Alat ini berfungsi untuk menghentikan putaran motor dinamo saat kamu membuka pintu. Nah pada rem ini terdapat tali yang tersambung ke pintu, jika tali ini putus maka akan membuat rem terus bekerja sehingga menahan putaran dinamo.

Kejadian rem putus untuk kasus pengering yang mati cukup sering terjadi. Biasanya pengait tali bagian pintu pecah atau patah. Nah, jika pengering mesin cuci dirumahmu tidak bekerja, maka bisa saja hal ini disebabkan oleh tali rem yang sudah putus.

5. Switch Pintu Rusak

Sama seperti rem, switch pintu juga bekerja saat kamu membuka pintu mesin cuci. Fungsi alat ini adalah sebagai pemutus arus listrik ke dinamo pada saat kamu membuka pintu mesin cuci.

Switch yang putus akan membuat kerja dinamo berhenti karena tidak adanya arus listrik yang menuju ke dinamo tersebut. Switch pintu mesin cuci biasanya memiliki dua kabel, jika switch rusak kamu bisa melangsungkan dua kabel tersebut.

Demikian tadi beberapa penyebab yang  membuat pengering pada mesin cuci dua tabung mati atau tidak mau hidup. Semoga tulisan ini bermanfaat.
Jika mesin cuci kebanyakan beban maka ini yang akan terjadi


Mesin cuci saat ini telah menjadi penolong kebanyakan orang untuk melakukan tugas mencuci pakaian dirumah.

Dari pada menggunakan tangan, mencuci dengan mesin cuci membuat pekerjaan mencuci menjadi jauh lebih ringan.

Namun, walaupun begitu kamu juga tidak bisa memaksakan mesin cuci bekerja diluar batas kewajaran ya. Seperti memasukan pakaian dalam jumlah yang banyak.

Perhatikan ukuran mesin cuci dirumah mu, jika kapasitasnya hanya 8 kilo, maka beban pakaian tidak boleh lebih dari itu.

Nah, lalu apa yang akan terjadi jika mesin cuci kelebihan beban? Pastinya akan membuat mesin cuci menjadi cepat rusak.

1. Rusak pada dinamo motor

Jelas ini salah satu hal yang membuat dinamo motor menjadi rusak. Dengan memasukan pakaian terlalu banyak maka akan membuat dinamo bekerja dengan berat, dan resikonya bisa saja membuat dinamo terbakar atau rusak.

2. Gearbox rusak

Selanjutnya adalah kerusakan gearbox jika kamu memaksakan beban terhadap mesin cuci. Tanda awal kerusakan gearbox adalah suara berisik yang mulai terdengar

3. Pulsator

Jangan pernah memasukan pakaian berlebihan yang melampaui batas beban mesin cuci. Karena itu akan membuat pulsator menjadi rusak, biasanya lubang ass pada pulsator menjadi aus.

4. Boros listrik

Beban yang berlebih akan membuat penggunaan listrik menjadi lebih boros, perhatikan aturan beban mesin cuci agar pemakaian listrik tidak berlebihan.

Selain masalah diatas masih banyak lagi yang bisa terjadi jika beban mesin cuci terlalu banyak.

Seperti rusaknya tali V-Belt , kapasitor dan masalah teknis lainnya.





Gambar Timer Mesin Cuci 2 Tabung | Tekno Diary Indoenesia 

Terdapat dua timer pada mesin cuci 2 tabung, yakni timer pengering dan timer pencuci. Fungsi timer ini sebagai alat yang bekerja mengontrol kerja mesin cuci. Cara penggunaannya adalah dengan memutar tuas atau knop kearah kanan.

Berikut ini adalah gambar timer mesin cuci, timer pencuci dan timer pengering.

Timer Pencuci Pada Mesin Cuci.



Timer Pengering Pada Mesin Cuci


Penjelasan :

Timer pengering biasanya memiliki jumlah kabel yang lebih sedikit dari pada timer pencuci. Karena putaran yang searah jadi kabel yang digunakan cukup 2 atau 3 kabel. Berbeda dengan jumlah kabel pada timer pencuci yang lebih banyak, bisa mencapai 5 - 8 kabel.

Jumlah kabel yang lebih banyak biasanya dipakai untuk kerja timer bolak balik, sebagian kabel terhubung ke selektor dan juga alarm ( jika mesin cuci dilengkapi dengan alarm pengingat).

Recent Articles

Contact

Arsip Blog

Powered by Blogger.